
SMP Negeri 111 Jakarta Mulai Salurkan Makan Bergizi Gratis, Siswa Sambut Antusias
JAKARTA – Memasuki minggu kedua di tahun 2026, program unggulan pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi disalurkan di SMP Negeri 111 Jakarta, Kemanggisan, pada Kamis (8/1/2026). Penyaluran ini merupakan bagian dari perluasan jangkauan program nasional untuk memastikan pemenuhan nutrisi bagi pelajar di tingkat menengah pertama.
Distribusi Tepat Waktu dan Higienis
Sejak pukul 11.00 WIB, petugas mulai mendistribusikan kotak makanan ke setiap kelas. Menu yang disajikan hari ini telah memenuhi standar kecukupan gizi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, terdiri dari:
-
Nasi Putih sebagai sumber karbohidrat.
-
Ayam Goreng Fillet dan Telur Rebus sebagai protein hewani.
-
Tumis Sayuran Hijau untuk serat dan mineral.
-
Buah Pisang serta Susu Kemasan sebagai pelengkap nutrisi.
Pihak sekolah memastikan bahwa setiap paket makanan dikemas dalam wadah ramah lingkungan dan melalui proses kontrol kualitas yang ketat sebelum sampai ke meja siswa.
Respon Positif dari Pihak Sekolah
Kepala Sekolah SMP Negeri 111 Jakarta menyatakan bahwa program ini sangat membantu konsentrasi belajar siswa, terutama saat jam pelajaran terakhir.
“Kami menyambut baik inisiatif ini. Dengan adanya makan siang yang terjamin gizinya, siswa tidak lagi jajan sembarangan di luar sekolah. Ini berdampak langsung pada kesiapan mereka mengikuti kegiatan belajar mengajar hingga sore hari,” ujarnya.
Beberapa siswa mengaku senang dengan variasi menu yang diberikan. “Rasanya enak dan porsinya pas. Jadi lebih semangat belajar karena tidak perlu pusing mikir jajan apa saat istirahat,” ungkap salah satu siswa kelas VIII.
Pengawasan Ketat
Penyaluran hari Kamis ini juga dipantau langsung oleh tim monitoring dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kandungan kalori dan kebersihan makanan tetap terjaga sesuai dengan regulasi program MBG 2026.
Pemerintah berharap dengan rutinnya penyaluran MBG di sekolah-sekolah seperti SMPN 111 Jakarta, angka kecukupan gizi nasional akan meningkat secara signifikan, sekaligus menekan angka stunting dan obesitas pada anak usia remaja.



